OpiniPublika.id, Bandung Barat |
Dewan Pengurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPD KNPI) Kabupaten Bandung Barat resmi menggelar pelantikan Ketua DPD KNPI Bandung Barat periode 2025–2028 pada Senin (22/12/2025).
Kegiatan tersebut berlangsung di Ballroom Kompleks Perkantoran Pemerintah Daerah Bandung Barat, Gedung B lantai 4.
Pelantikan ini menjadi momentum penting bagi KNPI sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan untuk memperkuat konsolidasi, menyatukan gagasan, serta melahirkan kepemimpinan pemuda yang visioner dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Bandung Barat Jeje Ricky Ismail, Wakil Bupati Haji Asep Ismail, Sekretaris Daerah Adek Zakir, jajaran kepala perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Bandung Barat, serta perwakilan organisasi masyarakat, LSM, dan OKP yang tergabung dalam KNPI.
Ketua DPD KNPI Bandung Barat yang baru dilantik menyampaikan bahwa KNPI ke depan akan difokuskan sebagai pusat penguatan kapasitas pemuda, ruang dialog gagasan, serta mitra strategis pemerintah daerah dalam pembangunan.
“KNPI bukan hanya organisasi simbolik, tetapi rumah besar pemuda yang harus mampu menjawab persoalan riil, mulai dari tantangan ketenagakerjaan, perkembangan teknologi, hingga peran pemuda dalam menjaga stabilitas sosial,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kualitas sumber daya pemuda hari ini akan sangat menentukan wajah Bandung Barat di masa depan. Oleh karena itu, KNPI berkomitmen mendorong pemuda agar lebih produktif, inovatif, dan mampu beradaptasi dengan perubahan global.
Sementara itu, Bupati Bandung Barat Jeje Ritche Ismail dalam sambutannya mengapresiasi peran KNPI sebagai mitra strategis pemerintah daerah.
Ia berharap kepengurusan baru dapat melanjutkan capaian kepemimpinan sebelumnya sekaligus menghadirkan terobosan baru yang berdampak langsung bagi masyarakat.
“KNPI adalah ruang bertemunya gagasan. Dari sinilah lahir kepemimpinan dan kontribusi nyata pemuda untuk daerah,” katanya.
Dalam forum tersebut juga disampaikan berbagai isu strategis daerah, seperti pembangunan infrastruktur jalan, penataan ruang publik, hingga pengelolaan kawasan wisata.
KNPI diharapkan dapat menjadi bagian dari solusi melalui peran aktif pemuda di lapangan. Menjelang libur Natal dan Tahun Baru, KNPI Bandung Barat juga menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan pemerintah dan aparat terkait dalam membantu pemantauan titik-titik rawan kemacetan serta persoalan parkir liar, khususnya di kawasan wisata Lembang.
Pelantikan ini diharapkan menjadi awal kepemimpinan KNPI yang solid, inklusif, dan responsif terhadap kebutuhan pemuda serta masyarakat, demi terwujudnya Bandung Barat yang maju, aman, dan berdaya saing.
(Rendi)




