Opinipublika.id - Bandung Barat || Kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan Ketua Fraksi PKB sekaligus Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bandung Barat (KBB), Ade Wawan. Dengan cara sederhana, ia membawa tujuh pohon dari rumah untuk ditanam di area sekitar Gedung DPRD KBB.
Pohon-pohon tersebut terdiri dari beberapa jenis, di antaranya ketapang dan kelengkeng. Penanaman dilakukan secara pribadi sebagai bentuk inisiatif Ade untuk menambah penghijauan di lingkungan gedung dewan.
Tidak ada kegiatan seremonial maupun program khusus dalam aksi tersebut. Ade mengaku terdorong karena melihat kondisi sekitar Gedung DPRD KBB yang cukup terasa panas ketika siang hari.
“Ini hanya pribadi saja, karena siang panas. Ini kepedulian saja agar lingkungan DPRD tidak panas. Cuma tujuh pohon, enggak banyak,” ujar Ade.
Meski hanya membawa tujuh pohon, Ade berharap tanaman tersebut dapat tumbuh dengan baik dan semakin besar. Jika nantinya sudah rindang, keberadaan pohon diharapkan mampu membuat suasana di sekitar Gedung DPRD KBB menjadi lebih sejuk dan nyaman.
Sebelum menanam, Ade juga menyampaikan bahwa dirinya telah meminta izin kepada Sekretaris DPRD KBB atau Sekwan untuk melakukan penghijauan di kawasan gedung tersebut.
“Saya sudah izin sama Pak Sekwan untuk menanam pohon di sekitar gedung DPRD yang saya ambil dari rumah saya. Semoga nanti dapat cepat besar pohonnya dan dapat rindang, sehingga tidak panas kalau siang hari,” katanya.
Disebut Sebagai “Wakaf Pohon”
Bagi Ade, apa yang dilakukannya bukan hanya sebatas menanam pohon. Ia memandang kegiatan tersebut sebagai bentuk kepedulian terhadap alam yang manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu panjang.
Karena itu, Ade menyebut tujuh pohon yang ditanamnya sebagai bentuk “wakaf pohon”. Menurutnya, pohon yang dirawat hingga tumbuh besar nantinya bisa memberikan manfaat kepada banyak orang.
“Kita harus mencintai alam kita, maka alam pun akan menjaga kita. Saya wakaf pohon saja, hanya spontan ingin tebar kebaikan,” ungkapnya.
Ade berharap kepedulian semacam itu bisa dilakukan oleh siapa saja. Menurutnya, menjaga lingkungan tidak harus selalu menunggu adanya program pemerintah ataupun kegiatan yang besar dan resmi.
Hal kecil yang dilakukan dengan kesadaran dan niat baik, kata dia, tetap memiliki nilai apabila memberikan manfaat bagi lingkungan dan orang lain.
Berharap DPRD KBB Semakin Hijau
Keberadaan tujuh pohon tersebut diharapkan menjadi tambahan penghijauan di sekitar Gedung DPRD KBB. Ade ingin kawasan tersebut tidak hanya menjadi tempat aktivitas pemerintahan dan pelayanan masyarakat, tetapi juga memiliki lingkungan yang lebih asri dan nyaman.
Pohon ketapang, kelengkeng serta tanaman lainnya diharapkan dapat tumbuh besar dalam beberapa tahun mendatang sehingga mampu memberikan keteduhan.
“Semoga cepat besar dan rindang. Kalau sudah besar, nanti bisa membuat lingkungan DPRD lebih teduh dan tidak terlalu panas saat siang,” pungkasnya.
Apa yang dilakukan Ade menjadi gambaran bahwa kepedulian terhadap lingkungan dapat dimulai dari hal sederhana. Tidak harus menunggu momentum tertentu, tidak harus melalui kegiatan besar, tetapi bisa dimulai dari diri sendiri dan lingkungan terdekat.
Tujuh pohon mungkin terlihat sedikit. Namun, jika tumbuh dan dirawat dengan baik, keteduhan yang dihasilkannya kelak dapat menjadi manfaat yang dirasakan banyak orang. (Edo)




